MERENCANAKAN GAMBAR DESIGN BANGUNAN
Gambar desain yang berisikan rencana teknis bangunan dari lingkup umum hingga mendetail. Gambar perencanaan atau as plan drawing dibuat oleh konsultan perencana, baik oleh konsultan arsitektural, konsultan struktur maupun konsultan MEP.
Tugas masing-masing konsultan berbeda, yaitu sebagai berikut :
Konsultan arsitektural biasanya bertugas membuat gambar bangunan mulai dari site plan, layout plan, denah, tampak, potongan dan detail arsitektural. Setelah gambar denah dan potongan jadi, biasanya diserahkan kepada konsultan struktur dan MEP untuk melanjutkan.
Konsultan struktur biasanya bertugas membuat gambar struktur dan perhitungan pembebanan pada bangunan. Dari gambar yang dihasikan arsitek, akan diperjelas mengenai ukuran-ukuran strukturnya mulai dari pondasi, sloof, kolom, balok, pelat lantai dan struktur atap.
Konsultan MEP biasanya datang terakhir dengan bertugas untuk membuat gambar rencana utilitas bangunan, mulai dari rencana elektrikal dan titik lampu, jalur pipa, pemadam kebakaran dan lainnya yang sudah lengkap dengan ukuran dan spesifikasi peralatan yang dibutuhkan.
Jika owner menginginkan gambar yang sangat detail, biasanya akan ada tambahan gambar perencanaan dari konsultan interior dan lansekap yang masuk setelah konsultan MEP. Konsultan interior bertugas untuk merencanakan ruang dalam termasuk dalam pemilihan material, desain elemen interior, furniture dan furnishing. Sementara konsultan lansekap bertugas untuk menata taman mulai dari hardscape, waterscape, softscape dan memilih jenis tanaman.
Gambar desain yang dihasilkan oleh para konsultan ini hendaknya sinkron sesuai dengan perubahan terakhir dalam proses perencanaan. Maka dari itu, urutan pekerjaannya biasanya adalah :
Gambar arsitektural -> gambar struktur -> gambar MEP -> gambar detail interior -> gambar detail lansekap
Gambar Desain yang dibuat oleh para konsultan ini merupakan tahapan paling awal sebuah proyek. Gambar rencana biasanya sudah disepakati oleh tim perencana dan oleh owner sendiri. Gambar perencanaan jika dilihat dari tujuan pembuatannya, dibagi menjadi dua jenis yaitu Gambar For Tender dan Gambar For Contruction.
Gambar For Tender adalah gambar perencanaan yang digunakan untuk kebutuhan lelang kontraktor dan untuk menghitung penawaran RAB dari peserta lelang yang ingin memenangkan tender. Volume hitungan RAB yang digunakan berasal dari gambar perencanaan sehingga gambar harus cukup lengkap dan detail dalam penyebutan ukurannya.
Gambar For Construction adalah gambar yang diserahkan oleh owner kepada kontraktor jika terpilih sebagai pemenang tender. Gambar ini merupakan gambar final yang bisa langsung digunakan sebagai acuan pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Komentar
Posting Komentar